Kopi Sejuta Jiwa Putus Kemitraan dengan Rider Usai Akui Pelanggaran SOP
SERANG - Manajemen Kopi Sejuta Jiwa mengambil tindakan tegas dengan memutus hubungan kerja sama kemitraan terhadap seorang mitra rider terkait setelah hasil investigasi internal menyatakan yang bersangkutan melakukan pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) perusahaan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan pelanggan yang membeli minuman dari penjual keliling berbranding Kopi Sejuta Jiwa di depan Ramayana Kota Serang pada Selasa (7/7/2026).
Pada hari yang sama, pelanggan menyampaikan pengaduan melalui layanan Jiwa Care setelah mengaku menemukan kejanggalan pada proses penyajian minuman. Dalam unggahannya di media sosial, pelanggan mengaku salah satu cup yang digunakan sudah dalam kondisi terbuka dan tampak rusak. Pelanggan juga menyebut rasa minuman berbeda dari biasanya hingga mengaku mengalami mual setelah meminum sebagian isi minuman.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Manajemen Kopi Sejuta Jiwa menyatakan langsung melakukan investigasi internal terhadap mitra rider yang bersangkutan.
Dalam wawancara dengan wartawan serta surat klarifikasi resmi yang diterima redaksi, manajemen menyampaikan bahwa hasil investigasi menemukan adanya pelanggaran SOP dan standar layanan perusahaan.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, perusahaan juga menghubungi pelanggan secara langsung dan menawarkan fasilitasi pemeriksaan kesehatan di rumah sakit serta pemeriksaan laboratorium terhadap produk yang dikeluhkan.
"Supaya kita benar-benar mengetahui ada masalah atau tidak, langsung kami arahkan ke rumah sakit atau cek laboratorium," ujar Rara perwakilan Manajemen Kopi Sejuta Jiwa pada Jumat pagi (10/7/26).
Namun, berdasarkan keterangan yang diterima perusahaan, pada sekitar pukul 21.00 WIB di hari yang sama, pelanggan menyampaikan bahwa kondisinya telah membaik sehingga tidak melanjutkan pemeriksaan medis yang ditawarkan.