Rabu, 23 September 2026

Pemkab Tangerang Perkuat Gerakan Sayang Ibu untuk Turunkan Stunting

BAGIKAN:
Pemkab Tangerang Perkuat Gerakan Sayang Ibu untuk Turunkan S...
0
Pemkab Tangerang Perkuat Gerakan Sayang Ibu untuk Turunkan Stunting

TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA), Pemkab menggelar Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu (GSI) Tahun 2026 di Gedung Serbaguna Pemkab Kabupaten Tangerang, Kamis (5/2/2026).

Rapat lintas sektoral ini bertujuan memperkuat koordinasi serta memperketat monitoring pelaksanaan GSI guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Dalam sambutan tertulis Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, yang dibacakan oleh Asisten Daerah I Kabupaten Tangerang, Prima Saras Puspa, ditegaskan bahwa GSI merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah.

Pada tahun 2026, fokus utama GSI adalah mendukung percepatan penurunan dan penghapusan angka stunting.

"Intervensi GSI tidak hanya terpaku pada aspek kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup penguatan peran keluarga, partisipasi masyarakat, hingga pemberdayaan perempuan melalui Pengarusutamaan Gender (PUG)," ujar Prima menyampaikan pesan Bupati.

Prima menambahkan bahwa kunci keberhasilan program tahun ini terletak pada fungsi monitoring yang lebih ketat. Dengan pengawasan yang berkelanjutan, setiap kendala di lapangan dapat segera terdeteksi dan dicarikan solusinya.

“Kita ingin memastikan seluruh kegiatan GSI terpantau secara konsisten sehingga memberikan dampak nyata, bukan sekadar seremonial. Saya berharap ada kesamaan pemahaman dan sinergi kuat antar perangkat daerah,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala DPPPA Kabupaten Tangerang, Asep Suherman menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting melalui penguatan pelaksanaan GSI. Program GSI nantinya tidak hanya menitikberatkan pada layanan kesehatan, tetapi juga pada pemberdayaan perempuan dan penguatan peran keluarga.

“Rapat Pokja Revitalisasi Gerakan Sayang Ibu bertujuan untuk mendukung percepatan penurunan dan penghapusan stunting sebagai prioritas pembangunan nasional dan daerah, melalui penguatan pelaksanaan Gerakan Sayang Ibu,” ujar Asep Suherman. ***

KUTIL Cimone: Bukti Ketahanan Pangan Bisa Tumbuh dari Lingkungan Warga
Artikel Selanjutnya

KUTIL Cimone: Bukti Ketahanan Pangan Bisa Tumbuh dari Lingkungan Warga

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 5 Februari 2026, 23:26 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Perbaikan Jalan di Kota Serang: Sudahkah Menyentuh Kebutuhan Masyarakat?

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 11 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rutan Marabahan Perkuat Komitmen Bersih Halinar Melalui Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Bersama APH

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 8 Mei 2026 | 14:37 WIB

Tanggap Bencana: Bupati Arfak Langsung ke Lokasi Banjir-Longsor

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta

Konten Redaksi Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:01 WIB