TANGERANG – Komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam meningkatkan kesehatan perempuan kembali dibuktikan. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemkot Tangerang kini menggelar program pemeriksaan HPV DNA GRATIS yang dilaksanakan serentak di seluruh puskesmas. Langkah ini menjadi gebrakan besar dalam upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks, salah satu penyakit mematikan yang mengintai perempuan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Dini Anggraeni, menegaskan bahwa pemeriksaan gratis ini merupakan bentuk perlindungan nyata pemerintah terhadap kesehatan perempuan. Deteksi dini, jelasnya, menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.
“Kami mengajak seluruh perempuan yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan emas ini, karena kesehatan perempuan adalah prioritas,” ucapnya.
Layanan skrining gratis ini diprioritaskan untuk Wanita Usia Subur (WUS) usia 30–69 tahun yang sudah atau pernah berhubungan seksual. Untuk memastikan hasil pemeriksaan optimal, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi peserta, yaitu tidak sedang menstruasi atau hamil, tidak berhubungan seksual minimal 24 jam sebelumnya, tidak menggunakan obat/cairan vagina selama 48 jam, serta membawa fotokopi KTP.
Menurut dr. Dini, program ini dirancang agar dapat menjangkau perempuan yang selama ini terkendala biaya atau akses layanan kesehatan.
“Pemeriksaan ini diharapkan, dapat menjangkau perempuan yang selama ini memiliki keterbatasan akses atau biaya untuk melakukan skrining,” ungkapnya.
Dinkes Kota Tangerang juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat, terutama para perempuan, dalam program deteksi dini ini. Kesadaran sejak awal diyakini dapat menjadi benteng kuat untuk menyelamatkan lebih banyak nyawa.
Dengan hadirnya layanan gratis di seluruh puskesmas, Pemkot Tangerang berharap semakin banyak perempuan yang terselamatkan dari risiko kanker serviks. Program ini juga mempertegas komitmen kota dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi.***










