TANGERANG – Gelombang bencana yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh kini menggugah kepedulian berbagai pihak. Ribuan warga terdampak banjir, tanah longsor, dan banjir bandang, bahkan sebagian terpaksa mengungsi karena rumah mereka terendam hingga akses jalan terputus. Di tengah situasi genting ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang resmi membuka Dompet Bencana & Kemanusiaan, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut memberikan bantuan terbaik.
Ketua BAZNAS Kota Tangerang, Aslie Elhusyairy, menjelaskan bahwa dompet kemanusiaan ini dibentuk untuk menghimpun dana yang akan disalurkan langsung kepada para penyintas bencana di Sumatera.
Dompet ini difokuskan untuk membantu kebutuhan paling mendesak, mulai dari logistik, kebutuhan harian, hingga pemulihan pascabencana.
Ia menegaskan bahwa solidaritas masyarakat sangat dibutuhkan pada masa-masa darurat seperti ini.
“Kami mengajak seluruh warga Kota Tangerang untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita di Sumatera. Setiap bantuan, sekecil apa pun, sangat berarti bagi mereka yang sedang berjuang melewati masa sulit,” jelas Aslie, Selasa (2/12/25).
Untuk memudahkan penyaluran donasi, BAZNAS membuka kanal donasi resmi melalui tangerangsedekah.id/danabencana serta melalui transfer bank:
BSI: 588.855.8870
BCA: 002.360.2323 a.n. Badan Amil Zakat Nasional.
Tidak hanya materi, masyarakat juga diajak untuk memperkuat doa bagi keselamatan para penyintas dan kelancaran penanganan bencana.
“Semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kekuatan, serta memudahkan seluruh upaya penanganan di lapangan,” sambungnya.
BAZNAS Kota Tangerang juga membuka layanan informasi melalui WhatsApp 0812-8441-8886, sehingga masyarakat dapat mengetahui detail penyaluran bantuan dan perkembangan kebutuhan lapangan.
Dengan bergerak bersama, BAZNAS berharap bantuan dapat segera menjangkau para korban bencana di Sumatera dan meringankan beban yang kini mereka tanggung. Solidaritas masyarakat menjadi kunci untuk menghadirkan harapan baru bagi mereka yang tengah menghadapi masa-masa sulit.***










