Tangerang – Gelora Indomilk Arena, Kelapa Dua, mendadak berubah menjadi lautan sorak-sorai pada Minggu (30/11/25) ketika Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid secara resmi menutup Kejuaraan Sepak Bola U-10 dan U-12 Gelora Mandiri Tangerang (GMT) Cup 2025. Turnamen yang mempertemukan 64 tim se-Jabodetabek itu menjadi panggung lahirnya talenta-talenta muda yang mengejutkan banyak penonton.
Dalam suasana penuh antusias, Bupati Maesyal Rasyid tak menyembunyikan rasa bangganya. Permainan cepat, teknik tajam, dan mental bertanding para finalis sukses membuatnya terkesima.
“Ternyata bakat-bakat alami anak-anak kita ini cukup luar biasa, usia 10 dan usia 12 tahun nampak sekali kemampuan individunya. Kelihatan sekali teknik-tekniknya, kelihatan sekali seperti anak-anak yang sudah lama dilatih,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.
Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada PT Gelora Mandiri Tangerang sebagai penyelenggara turnamen perdana ini.
“Alhamdulillah hari ini turnamen sepak bola usia 10 tahun dan usia 12 tahun yang pertama diselenggarakan. Pesertanya ada 64 club bukan hanya dari Kabupaten Tangerang saja se-Jabodetabek hadir di sini,” imbuhnya.
Tak berhenti di situ, Bupati meminta agar kejuaraan ini bisa menjadi agenda tahunan dan semakin diperluas.
“Insya Allah, tahun depan kami minta bisa diselenggarakan lagi, yang kedua mudah-mudahan bertambah juga kelompok usianya dan tentunya akan bertambah pesertanya. Terima kasih kepada PT Gelora Mandiri Tangerang,” ujarnya.
Menurutnya, GMT Cup bukan sekadar turnamen, tetapi wadah pembinaan yang membentuk mental, skill, dan fisik para pemain muda.
“Kami ucapkan terima kasih dan mudah-mudahan mereka juga akan terus berkembang, lebih siap mental, fisik dan skilnya. Kita doakan anak-anak kita besok menjadi pemain nasional, pemain profesional dan juga jadi kebanggaan kedua orang tuanya, daerah dan negara,” tandasnya.
Tak lupa, ia menyampaikan pesan penting kepada para pemain agar tetap menyeimbangkan prestasi olahraga dengan pendidikan.
“Kepada para pemain anak-anak kita ini, yang SD maupun yang SMP, sekolah tetap yang menjadi utamanya, rajin belajar dan disiplin. Terus latihan secara rutin dan seirama. Selamat kepada anak-anak yang baru saja menjuarai turnamen ini,” ucapnya.
Turnamen bergengsi ini mempertemukan 32 tim U-10 dan 32 tim U-12. Di partai final U-10, Diklat Pakujaya Tangsel berhasil menumbangkan Sentul City Bogor. Sementara di kategori U-12, Tim Bina Bakat Rajeg keluar sebagai juara usai menaklukkan Remci Tangerang Curug.***










