BerandaLebakOBSERVASI LAPANGAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FKIP UNIVERSITAS SETIA BUDHI RANGKASBITUNG...

OBSERVASI LAPANGAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR FKIP UNIVERSITAS SETIA BUDHI RANGKASBITUNG DI KASEPUHAN CIPINANG.

DBN – Lebak, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
FKIP Universitas Setia Budhi Rangkasbitung menggelar penelitian dan pengabdian
masyarakat di Kasepuhan Cipinang, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak-Banten.
Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari mulai dari tanggal 19-21 Mei 2023
dan diikuti oleh 150 mahasiswa yang tergabung dari semester 2 dari
kampus pusat (Rangkasbitung), Pokdis Bayah, dan Pokdis Wanasalam.

Yadi Heryadi,SP. M.Pd selaku Plt. Kaprogdi
menerangkan: ini merupakan program rutin yang selalu diadakan setiap tahunnya
karena masuk dalam pembelajaran dan pengajaran pada mata kuliah Konsep dasar
IPS, Seni Budaya dan Kajian kebahasaan. Observasi lapngan ini mengusung tema “Menatap
Kasepuhan Banten dalam Dunia Pendidikan”

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kita
bisa memenuhi Tri Dharma perguruan tinggi. Karena dari hasil penelitian
ini akan diterbitkan sebagai jurnal dan bunga rampai sebagai bentuk pengabdian
kita dalam melestarikan adat kasepuhan di Lebak-Banten” Imbuhnya

Selain Pak Yadi, mahasiswa juga didampingi
oleh Apip Apriadi Rafiyudi, S.pd. M.Pd selaku dosen pengampu pada Mata Kuliah  Seni dan Budaya dan DC Aryadi, M.Pd selaku
dosen kajian Kebahasaan selama terjun ke lapangan. Dalam pelaksanaanya
mahasiswa mencari data yang dibutuhkan dengan melakukan observasi langsung kepada
masyarakat dan ketua adat kasepuhan Cipinang (Abah Juanda).

Alya Siti Masitoh selaku peserta yang kami
temui mengaku senang dan beruntung bisa mengikuti kegiatan ini. Pasalnya beliau
baru mengetahui dan melihat langsung tentang budaya, tradisi, dan adat Kasepuhan
Banten Kidul. Banyak diantara mahasiwa sepertinya yang baru mengenal budaya di
tanah kelahirannya sendiri.

“Tentunya senang sekali saya bisa
ikut. Ini pengalaman pertama saya observasi. Banyak hal baru saya temui di sini
terutama tentang tradisi dan budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat.
Dan rasnya akan bangga jika bisa berkontribusi dalam melestarikannya”
komentar Alya. (Red/Mardiana)

Baca Juga:  PUNCAK KEMERIAHAN GEMA RAMADAN DI KEDAI PROSES RANGKASBITUNG

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

- Advertisment -

Recent Comments